Latest News

Showing posts with label Orang Tua. Show all posts
Showing posts with label Orang Tua. Show all posts

Monday, December 13, 2021

Tergugah Oleh Bekas Dus Susu Pembelian Ibunya, Akhirnya Sang Anak Menangis Sejadinya Memeluk Ibunya Yang Tua Renta,Mohon Ampun, Kisah Nyata.

 
Gbr Ilustrasi saja
*Tergugah Oleh Bekas Dus Susu Pembelian Ibunya, Akhirnya* *Sang Anak Menangis Sejadinya Memeluk Ibunya*
*Yang Tua Renta,Mohon Ampun, Kisah Nyata.*
*Seorang ibu ingin meminjam uang* kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata " Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu? Ibu ada perlu buat beli beras", Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata " Iya Bu, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan. 

*Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya yg masih ada bandrolnya seharga Rp 50.000,* kemudian dia duduk dan merenung. Jika 1 dus habis dalam 1 bulan, maka 30 hari x 50.000,_ X 24 bln (2 th usia anaknya) = 36 juta.

*Dia berfikir*, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang. Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar?

*Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya* yang teduh walau telah dimakan usia. "Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS.

"*Maafkan anakmu yg durhaka ini yang tidak tahu balas budi*". Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata "Ibu, jangan berkata pinjam lagi ya, hartaku adalah juga milikmu, doakan anakmu ini agar selalu berbakti padamu".

*Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu, ia berkata* "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdoa agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian. 

*Semoga Bermanfaat.*
(Jangan biarkan bacaan bermakna ini mengendap di WA mu, jadikan sarana bersyukur dg meberikan ke orang lainπŸ™πŸ™

*Bagi para ISTRI ingatlah bahwa rezeki dari suamimu adalah jg HAK mertuamu*. Dan juga perlakukanlah ibu mertua seperti ibu kandung sendiri.
*Jika kalian sayang IBU kirim ke semua kontak yg ada d WA, harap diteruskan agar semua orang tau betapa berharganya seorang IBU.*

*NAUSKA* - Nasihat Usaha Dan Karya πŸ™πŸ™πŸ™
***

Monday, February 1, 2021

Kisah Nyata Seorang Ayah, Mohon Bagikan Kepada Anak2 Anda Yang Masih Muda,Agar Mereka Sadar Sebelum Terlambat.


*Kisah Nyata Seorang Ayah, Mohon Bagikan Kepada Anak2* 
*Anda Yang Masih Muda*,
*Agar Mereka Sadar Sebelum Terlambat*
*Seorang AYAH tua menceritakan pengalamannya.* 

Aku memiliki tiga orang anak laki-laki, semuanya sudah menikah. 

Suatu kali aku mengunjungi anakku yang paling tua. Tujuanku pada waktu itu ingin menginap di rumahnya bersama keluarganya. 

*Di sore hari aku meminta kepada istrinya air minum* untuk dibawa kekamar, kalau mau minum dimalam hari. Lalu pada pagi harinya air minum itu aku tumpahkan ke atas kasur tempat tidurku semalam. 

Ketika ia datang mengantarkan sarapan pagi aku berkata kepadanya, "Ananda, beginilah kondisi kalau sudah tua. Semalam aku ngompol di atas kasur". 

*Dengan spontan ia emosi dan marah*. Aku mendengar kalimat kasar, pedas dan jelek meluncur tanpa rem dari mulutnya. Kemudian ia memerintahkanku untuk mencuci dan mengeringkannya kembali. Ia juga mengancamku agar tidak melakukan itu lagi, kalau tidak..... awas! 

*Aku tahan kemarahanku*, aku bersihkan tempat tidur itu dan aku keringkan kembali. 

Hari selanjutnya *aku pergi ke rumah anakku yang kedua*. Di sana aku juga melakukan hal yang sama. 

*Meledak marah istrinya dan ia memperlakukan ku seperti yang dilakukan oleh istri anakku yang pertama*. Bahkan ia melaporkan ku kepada suaminya. Anakku diam saja,  tidak memarahi istrinya dan tidak membelaku, 

*Setelah itu aku memutuskan untuk meninggalkan mereka*, dan selanjutnya aku *pergi ke rumah anak bungsuku*. 

Di rumah itu aku juga melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan di rumah dua orang saudaranya. 

Ketika istrinya datang mengantarkan sarapan pagi, aku beri tahu dia bahwa aku semalam ngompol di atas tempat tidur. 

Sambil tersenyum ramah ia berkata,: 
"Tidak apa-apa, Ini keadaan orang sudah tua. Dulu berapa sering suamiku ngompol  ketika dia masih kecil".

*Kemudian ia bersihkan tempat tidur itu*, ia keringkan dan ia beri wewangian. 

Siang harinya aku berkata kepadanya, "Aku punya seorang teman. Ia minta belikan perhiasan emas kepadaku, tapi aku tidak tahu ukurannya seberapa. Orangnya persis sebesarmu ini. Tolong berikan kepadaku ukuran tanganmu".

Setelah mendapatkan ukuran yang ia inginkan, *orang tua itu pergi ke pasar membeli perhiasan emas yang banyak karena ia punya harta melimpah*. 

Kemudian *ia undang seluruh anak dan menantunya untuk datang ke rumahnya*. Ia keluarkan seluruh perhiasan yang sudah ia beli lalu ia ceritakan perihal sebenarnya bahwa ia sengaja menumpahkan air di atas tempat tidur. Tidak ada ia ngompol waktu tidur. 

*Ia panggil istri anaknya yang paling kecil, lalu ia pasangkan perhiasan itu kepadanya. Ia berkata,: "Inilah anak mantuku tempat aku bersandar nanti ketika aku sudah semakin tua. Aku akan menghabiskan sisa-sisa umurku bersamanya".*

Hampir saja dua orang istri anaknya yang pertama dan kedua pingsan menahan malu dan sesal. 

*Selanjutnya AYAH Itu berkata kepada anak-anaknya : "Seperti inilah nanti perlakuan anak-anak kalian kepada kalian ketika kalian sudah tua. Bersiap-siaplah untuk menyesal pada hari itu sebagaimana menyesalnya aku atas letihnya aku mengasuh kalian waktu kecil."*

Kecuali adik kalian ini. *Ia akan hidup bahagia dan akan menemui Tuhannya dalam keadaan gembira*. Kalian berdua tidak mendapatkan hal seperti ini dari istri-istri kalian karena kalian tidak mendidik mereka tentang *harga ORANG TUA*
Salam Sehat and Sejahtera Selalu πŸ‘ͺ 
Have a Wonderfulday
πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™
πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉ
NAUSKA - Nasihat Usaha Dan Karya
***

Saturday, November 21, 2020

Langit Menjadi Gelap Perlahan Lahan

 
Gbr Ilustrasi saja.
*LANGIT MENJADI GELAP, PERLAHAN LAHAN.*

Pemenang hadiah sastra Mao Dun, *Zhou Daxin*, menulis lnovel terbaru yang akan diterbitkan, *LANGIT MENJADI GELAP PER-LAHAN2*
(The Sky Gets Dark, Slowly). 
Ini eksplorasi sensitif usia tua dan dunia emosional lansia yang kompleks dan tersembunyi dalam masyarakat yang menua dengan cepat.
 
Di dalamnya ia menulis :
'Banyak orang tua berbicara seolah-olah mereka tahu segalanya, tetapi pada usia tua mereka sebenarnya sama bodohnya dengan anak-anak. 
Banyak lansia sebenarnya, sama sekali tidak siap menghadapi apa yang harus mereka hadapi ketika menjadi tua dan jalan yang ada di depan mereka.

Diantara usia 60 tahun, ketika mereka mulai menua, tepat sampai semua lampu padam dan langit menjadi gelap, ada beberapa situasi yang perlu diingat, sehingga anda akan siap untuk apa yang akan datang, dan tidak jadi panik.

 *1*. Orang-orang di sisi anda hanya akan terus berkurang jumlahnya.  
Orang-orang dari generasi orang tua dan kakek-nenek anda sebagian besar telah pergi, sementara banyak teman sebaya anda akan semakin sulit merawat diri mereka sendiri, dan generasi muda semua akan sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. 
Bahkan istri atau suami anda mungkin pergi lebih awal dari anda, atau lebih cepat dari yang anda harapkan, dan yang mungkin terjadi adalah hari-hari kehampaan....sepi. 
Anda harus belajar bagaimana hidup sendirian, untuk menikmati dan merangkul kesendirian.

 *2*. Masyarakat akan semakin tidak peduli pada anda. 
Tidak peduli seberapa mulia karier anda sebelumnya atau seberapa terkenal anda, penuaan akan selalu mengubah anda menjadi pria tua dan wanita tua biasa.  
Sorotan tidak lagi menyinari anda, dan anda harus belajar berpuas diri dengan berdiri diam di sudut, mengagumi dan menghargai keriuhan dan pemandangan yang datang kepada anda, dan anda harus mengatasi keinginan untuk iri atau menggerutu.

 *3*. Jalan didepan akan berbatu dan penuh dengan kesulitan. 
Patah tulang, penyumbatan kardio-vaskular, atrofi otak, kanker ... ini adalah semua tamu yang mungkin dapat mengunjungi anda kapan saja, dan anda tidak akan bisa menolaknya. 
Anda harus hidup dengan penyakit dan gangguan kesehatan, dan bahkan memandang mereka sebagai teman;  jangan berfantasi tentang hari-hari yang tenang dan stabil tanpa kesulitan di tubuh anda.  
Mempertahankan sikap jiwa positif dan olah raga yang tepat dan memadai adalah tugas anda, dan anda harus mendorong diri anda untuk terus melakukannya secara konsisten.

 *4*. Mempersiapkan hidup terikat di tempat tidur, kembali ke keadaan bayi. 
Ibu kita membawa kita ke dunia ini di atas ranjang, dan setelah melakukan perjalanan yang berliku-liku dan kehidupan yang penuh perjuangan, kita kembali ke titik awal -- ranjang -- dan ke keadaan harus dirawat oleh orang lain. 
Satu-satunya perbedaan adalah, dulu kita memiliki ibu untuk merawat kita; ketika kita bersiap untuk pergi, kita mungkin tidak memiliki kerabat untuk merawat kita.  
Bahkan jika kita memiliki sanak saudara, perawatan mereka mungkin tidak pernah menyamai perawatan ibumu;  anda akan, lebih mungkin daripada tidak, dirawat oleh suster perawat yang tidak memiliki hubungan apa pun dengan anda, yang menyungging senyum di wajah mereka sambil menyimpan keletihan dan kebosanan di hati mereka.  
Berbaring diam saja lah dan jangan rewel. ingatlah untuk bersyukur.

 *5*. Akan ada banyak penipu dan pengecoh di sepanjang jalan.  
Banyak dari mereka tahu bahwa orang tua memiliki banyak tabungan, dan tanpa henti akn memikirkan cara untuk menipu mereka : 
'melalui telepon penipuan, pesan SMS, surat, makanan dan sampel produk, investasi kaya-cepat, produk untuk umur panjang atau pencerahan ... pada dasarnya, yang mereka inginkan hanyalah mendapat- kan semua uang anda. 
Waspadalah, dan berhati-hatilah, pegang uang anda di dekat anda. 
Orang bodoh segera akan berpisah dengan uangnya, jadi habiskan uangmu dengan bijak.

Sebelum langit menjadi gelap, perjalanan terakhir kehidupan secara bertahap akan semakin redup dan makin redup lagi;  secara alami, akan lebih sulit untuk melihat jalan di depan yang anda tuju, dan akan lebih sulit untuk terus maju. 
Dengan demikian, pada usia 60 tahun, akan lebih baik bagi kita semua untuk melihat kehidupan apa adanya, untuk menghargai apa yang kita miliki, untuk menikmati hidup selagi kita bisa, dan untuk tidak memikul masalah masyarakat atau urusan anak2 dan cucu bagi diri sendiri. 
Tetap lah rendah hati, jangan bertindak sebagai orang yang lebih tinggi karena usia anda dan merendahkan orang lain - ini akan menyakiti diri sendiri dan juga menyakiti orang lain. 
Seiring bertambahnya usia, semakin baik kita bisa memahami apa itu rasa hormat dan apa artinya. 
Di hari-hari terakhir kehidupan anda ini, anda harus memahami apa artinya, melepaskan keterikatan anda, untuk mempersiapkan diri secara mental.  
Jalan alam adalah jalan hidup;  ikuti arusnya, dan hiduplah dengan tenang.

 ******* Bacaan yang bagus, sangat indah, dan sangat benar !!!

Rasanya hari baru dimulai dan ... sekarang sudah jam enam sore.

Belum tiba pada hari Senin dan ini sudah hari Jumat.

 ... dan bulan hampir berakhir.
 ... dan tahun hampir berlalu.
 ... dan sudah 50 atau 60 atau 70 tahun hidup kita telah lewat. 
 ... dan kita menyadari bahwa kita kehilangan orang tua, teman2, dan kita menyadari bahwa sdh terlambat untuk kembali ...

Jadi ... mari kita coba untuk mengambil keuntungan penuh dari waktu yg tersisa.
Jangan berhenti mencari aktivitas yang kita sukai ...
Mari kita beri warna pada dunia kelabu kita ...
Mari tersenyum pada hal-hal kecil dalam hidup yang memberi balsem penyembuh di hati kita.

 Namun, kita harus terus menikmati waktu yang tersisa dengan tenang.
Mari kita coba menghilangkan kata *nanti*...
Saya akan melakukannya *nanti*  ...
 Saya akan mengatakan *nanti*...
 Saya akan memikirkannya *nanti* ...
 Kami menyisakan segalanya untuk *nanti* seolah-olah *nanti* adalah milik kita.

Karena yang tidak kita pahami adalah :
- *setelah itu, kopi mendingin* ...
- *setelah itu, prioritas berubah*...
- *setelah itu, pesona rusak* ...
- *setelah itu, kesehatan berlalu*...
- *setelah itu, anak-anak tumbuh*...
- *setelah itu, orang tua bertambah tua* ...
- *setelah itu, janji-janji dilupakan* ...
- *setelah itu, hari menjadi malam* ...
- *setelah itu, hidup berakhir* ...
Dan *setelah itu, kita sering baru sadar terlambat* ....

Jadi ... jangan tinggalkan apa pun untuk *'nanti'*...
Karena dengan selalu menunggu nanti, kita bisa *kehilangan* momen terbaik,
pengalaman terbaik,
teman terbaik,
Keluarga terbaik ...
Hari itu adalah hari ini.
Saatnya adalah sekarang.

Kita tidak lagi pada usia di mana kita mampu menunda sampai besok apa yang perlu dilakukan segera.

Jadi mari kita lihat apakah Anda punya waktu untuk membaca pesan ini dan kemudian membagikannya.

Atau mungkin Anda akan meninggalkannya untuk ... *nanti*.
Dan anda tidak akan 'pernah' membagikannya.

Bahkan berbagi dengan mereka yang belum 'senior'.

Selamat hidup baru. 
Semoga anda semua baik-baik saja dan bahagia πŸ™πŸ™. 

(Diterjemahkan oleh E. Nugroho).

Thursday, October 25, 2018

MENAFKAHI ORANG TUA - Sudut Renungan



Cuma 1 menit untuk membacanya pada saat bangun tidur.

       MENAFKAHI
        ORANG TUA
      (sudut renungan)

Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka._
Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya.
😒
Lihat diri kita saat ini,
Sehebat apapun,
Suksespun setinggi langit,
tapi tanpa doa restu orang tua yang membesarkan kita
maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan & kebahagiaan dalam hidup.
😒
Uang bisa dicari,
ilmu bisa digali
jabatan bisa kita raih
tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali.
😰
Satu ibu,
bisa merawat tujuh anaknya
tapi tujuh orang anak belum tentu bisa membahagiakan
satu orang ibu.
😰
Satu ayah,
bisa menghidupi 7 anaknya
tapi tujuh orang anak belum tentu dapat menghidupi
satu orang ayah.
😰
Sesekali tengoklah orang tuamu,
tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur
lihat kerutan di wajahnya,
lihat rambutnya yang kini mulai memutih,
lihat badannya,
yang dulu tegap kini mulai membungkuk,
_semua telah berubah termakan waktu tapi tidak dengan kasih sayangnya...😰

Sudahkah kita membuatnya bahagia hari ini?
Sudahkah kita membuatnya bangga hari ini?
Sudahkah kita membuatnya tersenyum hari ini?
😰
Tidak akan ada jasa yang mampu kita balas,
Tidak akan ada kebaikan yang mampu kita balas,
semua begitu banyak, begitu tulus.
😰
Hadiahkanlah Kebahagiaan untuk kedua orangtua kita atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah mereka berikan.
😒
Perlakukanlah orang tuamu dengan penuh hormat maka rezekimu akan semakin diberkati..
😰😒😭😭😭😭😒😰

Mohon Dgn Hati Yg Ikhlas Luangkan Waktu tuk SHARE Status Ini, Agar Lebih Banyak Orang Yg Membacanya. πŸ™πŸΌ ***

Tuesday, October 23, 2018

Baca deeh...bagus banget utk kita



Baca deeh...bagus banget utk kita
πŸ‘¨‍πŸ‘©‍πŸ‘§‍πŸ‘¦✍
Kalau anak² sudah berkeluarga dan meninggalkan kita ,  giliran kita untuk kembali memikirkan diri kita sendiri.caranya:

☝πŸŽ…πŸ‘³
1. Bila kita tua ...
Lebih dekatkan diri kepada Tuhan dan Luangkan waktu bersama pasangan kita berdoa dan bersyukur karena salah seorang dari kita akan pergi lebih dahulu dan yang masih hidup hanya mampu menyimpan kenangan yang indah.

☝πŸ‘³πŸŽ…
2. Bila kita tua ...
Akan tiba masanya mau berjalan ke pintu saja susah, selagi masih berkemampuan, jalan²lah ke beberapa tempat untuk mengingatkan kita tentang kebesaran Tuhan, dengan mengagumi keindahan ciptaan NYA.

πŸŽ…πŸ‘³πŸ™Œ
3. Bila kita tua ...
Jangan susahkan  diri memikirkan anak² secara berlebihan. Mereka akan mampu berusaha sendiri.
Anak-anak sdh diberikan rejeki dan tanggungjawab  msg2 yg tidak bisa kita pahami.

☝πŸŽ…πŸ‘³
4. Bila kita tua ...
Adakan pertemuan pertemuan dengan keluarga besar jangan hanya pada saat ada yang sakit atau meninggal baru berkumpul dan Luangkan waktu  bersama rekan² lama karena peluang untuk bersama itu akan berkurang dari waktu ke waktu, sesering mungkin jalan2, bersenang2 dan nikmatilah hidup ini dgn penuh sukacita bersama teman-teman dan keluarga .

☝πŸŽ…πŸ‘΄
5. Bila kita tua ...
Terimalah penyakit apa adanya karena semua sama, kaya atau miskin akan melalui proses yang sama, yaitu : lahir bayi, kanak², dewasa, tua, sakit dan mati.

πŸ‘†πŸ‘΅πŸ™ŽπŸ‘°
Nasihat bijak ...
"Cari kawan yg seperti cermin, kita gembira dia gembira, kita sedih dia ikut sedih. Jangan cari kawan yg seperti uang logam : depan lain belakang lain...

Tuesday, July 17, 2018

Ada 14 permintaan anak yang mungkin tidak pernah mereka ucapkan:

 

Ada 14 permintaan anak yang mungkin tidak pernah mereka ucapkan:

1. Cintailah aku sepenuh hatimu.

2. Jangan marahi aku di depan orang banyak.

3. Jangan bandingkan aku dengan kakak atau adikku atau orang lain.

4. Ayah Bunda jangan lupa, aku adalah fotocopy-mu.

5. Kian hari umurku kian bertambah, maka jangan selalu anggap aku anak kecil.

6.  Biarkan aku mencoba, lalu beritahu aku bila salah.

7. Jangan ungkit-ungkit kesalahanku.

8. Aku adalah Ladang Pahala bagimu.

9. Jangan memarahiku dengan mengatakan hal-hal buruk, bukankah apa yang keluar dari mulutmu sebagai orang tua adalah doa bagiku?

10. Jangan melarangku hanya dengan mengatakan "JANGAN" tapi berilah penjelasan kenapa aku tidak boleh melakukan sesuatu.

11. Tolong ayah ibu, jangan rusak mentalku dan pemikiranku dengan selalu kau bentak-bentak aku setiap hari.

12. Jangan ikutkan aku dalam masalahmu yang tidak ada kaitannya denganku. Kau marah sama yang lain, aku imbasnya.

13. Aku ingin kau sayangi cintai karena engkaulah yang ada di kehidupanku dan masa depanku.

14. Berilah aku pendidikan agama, agar lepas tanggung jawabmu kelak, dan sebagai anak shaleh kita akan saling tarik menarik ke Surga

dari komite tlg di share ke wa ortu....mulai dari sini....SEMOGA BERMANFAAT, BAGI PARA ORANG TUA....πŸ™

Email : fellyginting95@gmail.com

Name

Email *

Message *