Latest News

Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Thursday, June 20, 2019

"Jangan mengaku Orang Jakarta kalau tidak tahu asal usul nama tempat-tempat ini"


Dalam rangka menyambut HUT Jakarta

"Jangan mengaku Orang Jakarta kalau tidak tahu asal usul nama tempat-tempat ini"

1. Glodok
Asalnya dari kata Grojok yang merupakan sebutan dari bunyi Air yang jatuh pada Pancuran Air.
Di tempat itu dahulu kala ada semacam Waduk penampungan Air Kali Ciliwung.
Orang Tionghoa dan keturunannya menyebut Grojok dengan Glodok.
Karena Orang Tionghoa sulit mengucap kata Grojok seperti layaknya Orang Pribumi.

2. Kwitang
Dulu di wilayah tersebut sebagian Tanah dikuasai dan dimiliki oleh Tuan Tanah yang sangat kayaraya bernama Kwik Tang Kiam.
Orang Betawi jaman dulu menyebut daerah itu sebagai Kampung si Kwi Tang dan akhirnya lama-lama tempat tersebut dinamai Kwitang.

3. Senayan
Dulu daerah Senayan adalah milik seorang yang bernama Wangsanayan yang berasal dari Bali.
Tanah tersebut disebut Orang-orang dengan sebutan Wangsanayan yang berarti Tanah tempat tinggal atau Tanah milik Wangsanayan.
Lambat laun akhirnya Orang menyingkat nama Wangsanayan menjadi Senayan.

4. Menteng
Daerah Menteng Jakarta Pusat pada jaman dahulu kala merupakan Hutan yang banyak Pohon dan Buah-buahan.
Karena banyak Pohon Buah Menteng maka Orang menyebut wilayah tersebut dengan nama Kampung Menteng.
Setelah Tanah itu dibeli oleh Pemerintah Belanda Tahun 1912 sebagai lokasi perumahan Pegawai Pemerintah Hindia Belanda, maka daerah itu di sebut Menteng.

5. Jl. Jaksa
Jalan yang berada di daerah Jakarta Pusat ini menjadi pusatnya Orang Asing yang tinggal di Jakarta.
Tapi dahulu kala tempat ini banyak sekali kos-kosan yang ditempati oleh Pelajar-pelajar Indonesia yang sekolah Hukum Belanda.

6. Matraman
Dahulu kala merupakan home basenya Sultan Agung yang mau menyerang Batavia.
Karena  Sultan Agung dari Mataram maka tempat tersebut di kenal dengan Mataraman dan lama-lama sebutan tersebut menjadi Matraman.

7. Karet Tengsin
Dahulu kala tempat ini adalah Perkebunan Karet milik etnis Tionghoa bernama Tieng Shin.
Karena Orang Pribumi susah menyebutnya jadi Tengsin saja.

8. Kuningan
Dulunya adalah tempat menetapnya seorang Pangeran dari Cirebon bernama Pangeran Koeningan.

9. Buncit
Dahulu di jalan Buncit Raya ada seorang Pedagang kelontong etnis Tionghoa berperut gendut (buncit) yang sangat terkenal.

10. Bangka
Dahulu disana banyak ditemukan mayat (bangke/ bangkai) Orang yang dibuang ke Kali Krukut.

11. Cilandak
Konon disana pernah ditemukan se-ekor Landak raksasa.

12. Tegal Parang
Disana dulu banyak ditemukan Alang-alang Tinggi (Tegalan) yang dipotong dengan Parang (Golok).

13. Blok A/M/S
Dulunya sekitar itu tempat pembukaan perumahan baru yang ditandai dengan blok.
Mulai A-S.
Sayang yang tersisa hanya 3 blok saja.

14. Pasar Rumput
Dulunya tempat berkumpulnya Tukang Rumput yang menjual untuk kalangan Meneer Belanda yang tinggal di Kampung Elit Menteng.

15. Kalimalang
Karena Kali atau Sungai yang mengalir di sepanjang jalan tersebut tidak mengarah ke Laut (Utara), melainkan kearah Barat (silang atau malang).

16. Lebak Bulus
Dahulu kala disini jadi sentral penjual Penyu atau Kura-kura yang di jajakan di kolam-kolam.
Lebak artinya kolam.
Bulus artinya Penyu atau Kura-kura.

17. Boplo
Berlokasi di belakang Stasiun Gondangdia, Menteng.
Dahulu kala tempat ini adalah Tanah Perusahaan Kontraktor Belanda NV De Bouwploeg.

18. Kampung Ambon
Berlokasi di Rawamangun, Jakarta Timur nama Kampung Ambon sudah ada sejak Tahun 1619.
Pada waktu itu JP Coen sebagai Gubernur Jendral VOC menghadapi persaingan dagang dengan Inggris.
Untuk memperkuat Angkatan Perang VOC, Coen pergi ke Ambon lalu merekrut masyarakat Ambon untuk dijadikan Tentara.
Pasukan dari Ambon yang dibawa Coen itu kemudian diberikan pemukiman di daerah Rawamangun, Jakarta Timur.
Sejak itulah pemukiman tersebut dinamakan Kampung Ambon.

19. Sunda Kelapa
Sunda Kelapa merupakan sebutan sebuah Pelabuhan di Teluk Jakarta.
Nama Kelapa diambil dari berita yang terdapat dalam tulisan perjalanan Tome Pires pada Tahun 1513 yang berjudul Suma Oriental.
Dalam Buku tersebut disebutkan bahwa nama Pelabuhan itu adalah Kelapa.
Karena pada waktu itu wilayah ini berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sunda maka kemudian Pelabuhan ini disebut Sunda Kelapa.

20. Pondok Gede
Sekitar Tahun 1775 lokasi ini merupakan lahan Pertanian dan Peternakan yang disebut Onderneming.
Disana terdapat sebuah Landhuis atau Rumah besar tempat tinggal sekaligus tempat mengurus Usaha Pertanian dan Peternakan milik Johannes Hoojiman.
Karena merupakan satu-satunya bangunan besar yang ada dilokasi tersebut Masyarakat Pribumi menyebutnya Pondok Gede.

21. Pasar Senen
Pasar Senen pertama kali di bangun oleh Justinus Vinck.
Orang-orang Belanda menyebut pasar ini dengan sebutan Vinckpasser (pasar Vinck).
Tetapi karena hari pada awalnya Vinckpasser di buka hanya pada hari Senin, maka pasar itu disebut juga Pasar Senen (disesuaikan dengan kebiasaan Orang-orang yang lebih sering menyebut Senen ketimbang Senin).
Namun seiring kemajuan dan pasar Senen semakin Ramai, maka sejak Tahun 1766 pasar ini pun buka pada hari-hari lain.

22. Kebayoran
Kebayoran berasal dari kata Kebayuran yang artinya : Tempat penimbunan Kayu Bayur.
Kayu Bayur yang sangat baik untuk di jadikan Kayu bangunan karena kekuatannya serta tahan terhadap Rayap.

23. Kebagusan
Nama Kebagusan, daerah yang menjadi tempat hunian mantan Presiden Megawati berasal dari nama seorang Gadis jelita, Tubagus Letak Lenang.
Konon kecantikan Gadis keturunan Kesultanan Banten ini membuat banyak Pemuda ingin meminangnya.
Agar tidak mengecewakan Hati Pemuda itu ia akhirnya memilih bunuh diri.
Sampai sekarang makam itu masih ada dan dikenal dengan nama Ibu Bagus.

24. Ragunan
Berasal dari Wiraguna yaitu gelar yang disandang Tuan Tanah Pertama kawasan tersebut bernama Hendrik Lucaasz Cardeel yang di perolehnya dari Sultan Banten Abunasar Abdul Qahar, Putra Sultan Ageng Tirtayasa.

25. Paal Meriam
Asal usul nama daerah yang berada di perempatan Matraman dengan Jatinegara ini berasal dari suatu peristiwa sejarah yang terjadi sekitar Tahun 1813.
Pada waktu itu Pasukan Altileri Neriam Inggris yang akan menyerang Batavia mengambil daerah itu untuk meletakkan Meriam yang sudah siap di tembak kan.
Peristiwa tersebut sangat mengesankan bagi Masyarakat sekitar dan menyebut nama daerah ini Paal Meriam (tempat meriam dipersiapkan).

26. Cawang
Dahulu kala ketika Belanda berkuasa ada seorang Letnan Melayu yang mengabdi pada Kompeni bernama Ence Awang.
Letnan ini bersama Anak buahnya bermukim dikawasan yang tak jauh dari Jatinegara.
Lama kelamaan sebutan Ence Awang berubah menjadi Cawang.

27. Condet (Batu Ampar & Bale Kambang)
Pada jaman dahulu ada sepasang Suami Istri namanya pangeran Geger dan Nyai Polong.
Mereka memiliki beberapa Orang Anak.
Salahsatu Anaknya Perempuan diberi nama Siti Maemunah terkenal sangat cantik.
Pangeran Astawana, Anak Pangeran Tenggara atau Tonggara asal Makassar pun tertarik melamarnya.
Siti Maemunah meminta di bangunkan sebuah rumah dan tempat peristirahatan diatas empang, dekat Kali Ciliwung yang harus selesai dalam Satu Malam.
Permintaan itu disanggupi dan menurut legenda esok harinya sudah tersedia rumah dan sebuah bale dipinggir Kali Ciliwung.
Untuk menghubungkan rumah itu dengan kediaman keluarga Pangeran Tenggara dibuat lah jalan yang diampari (dilapisi) batu.
Demikian menurut cerita, tempat yang di lalui jalan yang di ampari batu disebut Batu Ampar dan Bale (balai) peristirahatan yang seolah-olah mengambang di atas Air itu disebut Balekambang.

28. Depok
Dahulu tempat ini sebagai Depo Kereta Api (garasi)

29. Bintaro
Karena Perumahan Bintaro dan sekitarnya memang bayak ditumbuhi pepohonan yang bernama Bintaro dan Buahnya sering dikonsumsi Masyarakat setempat.

30. Taman Anggrek
Berawal dari keinginan Ibu Tien untuk mengambil kebun Anggrek milik Juragan Tanah Sunda bernama H. Rasman.
Dia memiliki Tanah berhektar-hektar di Cipete.
Bu Tien mengambil Bunga-bunga Anggrek tersebut dengan niat membeli (namun tidak dibayar) yang akhirnya di pindahkan ke daerah Jakarta Barat, sekarang jadi Mall Taman Anggrek.

31. Petamburan
Pada suatu waktu terjadi peristiwa yang melatar belakangi penamaan daerah ini.
Peristiwa itu meninggalnya seorang penabuh tambur daerah di daerah ini dan dimakamkan di bawah Pohon Jati.
Sehingga nama Kampung ini sebenarnya Jati Petamburan.

32. Gondangdia
Ada beberapa versi asal penamaan Gondangdia.
- Versi pertama, Gondangdia berasal dari nama pengembang yang ditunjuk Belanda untuk membangun kawasan Menteng, Yaitu NV Gondangdia.

- Versi kedua, berasal dari nama Kakek yang terkenal dan di segani di Kampung tersebut.
Kakek tersebut sering disebut Kyai Kondang.
Karena terkenal, nama Kyai itu sering disebut-sebut dan dikaitkan dengan nama daerah tersebut.
Akhirnya nama tersebut dikenal Gondangdia (Kakek dia yang tersohor).

33. Petojo
Berasal dari nama seorang Pimpinan Orang-orang Bugis, yang pada Tahun 1663 diberi Hak Pakai kawasan tersebut bernama Aru Petuju.
Oleh Betawi Petuju diucapkan Petojo.

34. Krukut
Asal usul nama Krukut mempunyai beberapa versi.
- Versi pertama, krukut berasal dari Sindiran yang diberikan pada Orang yang hidupnya sangat hemat atau pelit (Krokot).
Orang Betawi menyebut Orang-orang Arab yang banyak tinggal di Kampung tersebut dengan Krukut, merubah kata Krokot menjadi Krukut.

- Versi kedua, berasal dari bahasa Belanda Kerkhof yang berarti Kuburan.
Pada masa lalu Kampung tersebut memang merupakan tempat Kuburan Orang-orang Betawi.

35. Pinangsia
Nama jalan didekat pertokoan Glogok ini berasal dari bahasa Belanda Financien yang artinya Keuangan.
Ada juga yang mengatakan tempat ini dahulu ada Department van Financien alias Departemen Keuangan.
Oleh lidah Orang Betawi, kata Financien berubah menjadi Pinangsia.

36. Kali Angke
Kata Angke berasal dari bahasa Cina.
Ang = Darah
Ke = Sungai.
Kata ini didasarkan pada peristiwa pembantaian Orang-orang etnis Cina oleh Belanda di Tahun 1740.
Mayat Orang-orang Cina yang bergelimpangan dihanyutkan di Kali yang ada di dekat peristiwa itu.
Sehingga Kali yang penuh dengan Mayat itu berganti nama dengan Kali Angke.
Sebelum peristiwa tersebut terjadi, kampung tersebut bernama Kampung Bebek, hal ini dikarenakan orang Cina yang tinggal dikawasan tersebut banyak yang berternak Bebek.

37. Pluit
Sekitar Tahun 1660 di Pantai sebelah Timur Muara Kali Angke diletakkan sebuat Fluitschip (Kapal panjang ramping) bernama Het Witte Paert yang tidak layak melaut.
Kapal ini digunakan menjadi kubu pertahanan untuk membantu Benteng Vijhoek yang terletak dipinggir Kali Grogol, sebelah timur Kali Angke, dalam menanggulangi serangan-serangan sporadic yang dilakukan oleh Pasukan bersenjata Kesultanan Banten.
Kubu tersebut dikenal dengan sebutan De Fluit.

38. Marunda
Marunda berasal dari kata merendah.
Menurut cerita turun temurun, sifat penduduk asli disini memang baik Hati, menjauhi sifat sombong yang di larang Agama.

39. Tanjung Priok
Nama Tanjung Priok diambil dari nama seorang penyebar Agama Islam dari Palembang dengan sebutan Mbah Periuk yang membawa Periuk Nasi sisa perjalanan dari Palembang.

#biartahusejarah#

Wednesday, July 4, 2018

Namun, walau berlimpa harta, ia terkena penyakit ganas



Orang Kaya Ini Sudah Mau Mati, Tapi Tabib Malah Menyuruhnya Melakukan “3 Hal Ini”, Tak Disangka Setelah Dilakukan, Ia Serasa “Hidup Kembali”!

Ada seorang pria tua yang sangat kaya raya. Namun, walau berlimpa harta, ia terkena penyakit ganas yang tidak bisa diobati. Merasa bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi, ia merasa amat sangat takut.

Ia pun berkunjung ke seorang tabib yang terkenal. Setelah mengecek denyut nadinya, Tabib itu berkata, “Penyakit ini tidak ada obatnya, tapi ada 1 cara. Sini saya kasih 3 macam resep. Kamu buka dan lakukan sesuai dengan apa yang ditulis di atas. Tapi kamu harus selesai 1 dulu baru kamu boleh buka yang lain.”

Sepulangnya ke rumah, orang kaya itu membuka resep pertama. Resep itu bertuliskan, “Pergilah ke tepi pantai, baringlah selama 30 menit setiap hari berturut-turut selama 21 hari.”

Orang kaya itu bingung, tapi ia tetap melakukannya sesuai pesan dokter itu. Setiap harinya ia pergi ke pantai dan berbaring di atas pasir, tapi nyatanya, ia berbaring sampai hampir 2 jam setiap hari. Ia tidak pernah merasa begitu nyaman dalam hidupnya karena biasanya ia sangat sibuk. Tiduran sambil mendengar suara angin, ombak dan suara burung berkicau benar-benar membuat hatinya terasa begitu damai.

Hari ke 22, ia membuka resep kedua. Di dalamnya bertuliskan, “Carilah 5 ekor ikan, udang, atau kerang di tepi pantai dan kembalikan mereka ke laut. Lakukan setiap hari berturut-turut selama 21 hari.”

Ia berpikir, apa lagi ini, namun ia tetap melakukan sesuai dengan apa yang dituliskan. Siapa sangka, setiap kali ia melepas ikan dan udang tersebut ke laut, entah kenapa ia merasa hatinya tergerak.

Hari ke 43, ia membuka resep terakhir. Kali ini, resep tersebut bertuliskan, “Carilah sebatang ranting pohon dan tulis semua amarah dan kebencianmu di atas pasir.” Baru saja ia selesai tulis 1, ombak langsung datang dan menghapus tulisannya. Ia tulis lagi, ombak datang lagi dan menghapusnya. Satu per satu, seluruh amarah dan kebencian yang ia pendam, terhapus dan hilang dibawa laut. Tiba-tiba, air mata mengucur di pipinya.

Setelah kembali ke rumah, ia merasa seluruh badannya lega, terasa begitu ringan, seakan-akan semua bebannya sudah terangkat, hanya menyisakan hati yang tenang dan damai, bahkan ia sudah tidak takut mati.

Ternyata, jika manusia tidak tahu tentang 3 hal ini, maka selamanya ia akan sulit untuk bahagia:
1. Istirahat
2. Memberi
3. Merelakan

Keserakahan adalah racun. Hasrat manusia tidak memiliki akhir. Setelah mendapat kestabilan, selanjutnya mengejar kenyamanan. Setelah mendapat kenyamanan, selanjutnya mengejar kemewahan. Selama keinginan manusia tidak berakhir, ia tidak akan pernah bahagia.

Bersyukur dan merasa
puas akan mendatangkan kebahagiaan. Hargailah apa yang Anda miliki sekarang dan Anda akan menemukan bahwa Anda adalah orang terkaya di dunia. Mengucap syukurlah dalam segala hal……

Selamat Siang

Tuhan Memberkati๐Ÿ™

Tuesday, July 3, 2018

MENGAPA ORANG YAHUDI SANGAT INTELIGENT ?



Karena saya menghabiskan waktu sekitar 3 tahun di Israel untuk magang di beberapa rumah sakit di sana, terlintas dalam pikiran saya untuk melakukan tesis / penelitian tentang "Mengapa orang-orang Yahudi cerdas?" 

Tidak dipungkirkan bahwa orang-orang Yahudi maju dalam semua aspek kehidupan seperti teknik, musik, sains dan bisnis, yang paling jelas di mana hampir 70% perdagangan / bisnis dunia dimiliki oleh orang Yahudi seperti kosmetik, fashion, makanan, senjata, hotel dan industri film (Hollywood dan lainnya).

Selama tahun kedua, pada bulan Desember 1980, dan saya akan kembali ke California, gagasan ini datang kepada saya dan saya ter-heran2 mengapa Tuhan memberikan karunia / kemampuan ini kepada mereka? Apakah ini sebuah kebetulan atau apakah itu buatan manusia se-olah2 itu bisa diproduksi seperti barang dari pabrik. Tesis saya membutuhkan waktu sekitar 8 tahun untuk mengumpulkan semua informasi seakurat mungkin, seperti asupan makanan, budaya, agama, persiapan awal kehamilan dan lain-lain dan saya akan membandingkannya dengan ras lain. 

Mari kita mulai dengan persiapan awal kehamilan. Di Israel, hal pertama yang saya perhatikan adalah bahwa ibu hamil akan selalu bernyanyi dan bermain piano dan akan selalu berusaha memecahkan masalah matematika bersama sang suami, dan saya sangat terkejut melihat sang ibu selalu membawa buku matematika dan terkadang saya membantunya untuk memecahkan beberapa masalah, saya akan bertanya, "Apakah ini untuk anak Anda di dalam kandungan?" dia akan menjawab "Ya untuk melatih anak masih di rahim sehingga akan menjadi jenius nanti". Dia tidak akan menunggu sampai anak itu lahir baru memecahkan masalah itu.

Hal lain yang saya perhatikan, adalah tentang makanannya, dia suka makan kacang almond dan minum susu, untuk makan siang dia akan membawa roti dan ikan tanpa kepala, salad dicampur dengan kacang almond dan kacang lainnya, mereka yakin ikan itu baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan itu buruk bagi otak. Dan juga seperti budaya orang Yahudi bagi ibu hamil untuk mengambil minyak hati ikan cod. 

Ketika saya diajak makan malam, saya selalu memperhatikan bahwa mereka selalu suka makan ikan (di fillet) dan tidak ada daging hewani, sesuai kepercayaan, daging dan ikan bersama-sama2  tidak akan memberi manfaat bagi tubuh kita. 
Salad dan kacang-kacangan adalah suatu keharusan, terutama kacang almond. 

Mereka akan selalu makan buah terlebih dahulu sebelum makan utama. 
Keyakinan mereka jika Anda makan makanan utama terlebih dahulu (roti atau nasi) lalu buah-buahan, ini akan membuat kita merasa ngantuk dan sulit mengerti pelajaran apapun yang Anda pelajari di sekolah.

 Di Israel, merokok adalah tabu, jika Anda adalah tamu mereka, jangan merokok di rumah mereka, mereka dengan sopan akan meminta Anda untuk merokok di luar rumah. 
Menurut ilmuwan di universitas Israel, nikotin akan menghancurkan sel utama di otak kita dan akan mempengaruhi gen dan DNA, yang menurunkan generasi bodoh atau otak yang rusak. 
Jadi semua perokok tolong perhatikan hal itu (Ironisnya, penghasil rokok terbesar adalah ... Anda tahu siapa?.. buat tebakan Anda sendiri). 

Asupan makanan untuk anak selalu di bawah bimbingan orang tua, pertama, buah dengan almond, diikuti minyak ikan cod. 
Dalam pengamatan saya pada anak2 Yahudi, kebanyakan dari mereka mengenal 3 bahasa, yaitu bahasa Ibrani, bahasa Arab dan bahasa Inggris, sejak kecil mereka akan berlatih bermain piano dan biola, ini adalah suatu keharusan.

Dengan demikian, diyakini bahwa praktik ini akan meningkatkan IQ anak dan akan membuatnya jenius. 
Dan menurut ilmuwan Yahudi, getaran musik akan merangsang otak dan itulah sebabnya ada banyak jenius di antara orang-orang Yahudi ... 

Sejak kelas 1 sampai 6, mereka diajarkan matematika bisnis dan mata pelajaran sains yang mana menjadi pilihan pertama mereka. 
Sebagai perbandingan saya bisa melihat anak-anak di California, IQ mereka sekitar 6 tahun yang lalu. 
Dan anak-anak Yahudi juga terlibat dalam olahraga seperti memanah, menembak dan berlari, oleh karena itu diyakini bahwa memanah dan menembak akan membuat otak lebih fokus pada keputusan dan ketepatan. 

Di sekolah menengah, siswa lebih cenderung untuk belajar sains, mereka akan menciptakan produk, terlibat dalam berbagai jenis proyek, walaupun beberapa terlihat sangat lucu atau tidak berguna, namun semua perhatian diberikan secara serius terutama jika itu adalah senjata, obat atau teknik, gagasan9 akan diperkenalkan di institut yang lebih tinggi di bidang politeknik atau universitas. 

Penguasaan bisnis akan lebih diminati, di tahun terakhir universitas, para siswa dalam bisnis akan diberikan sebuah proyek dan biasanya mereka akan hanya bisa lulus jika kelompok mereka (sekitar 10 dalam satu kelompok) dapat menghasilkan keuntungan sebesar USD1 juta. 

Jangan kaget, inilah kenyataan dan itulah sebabnya separuh bisnis di dunia dipegang oleh orang-orang Yahudi, yang merancang Levis terbaru, dirancang di universitas Israel oleh fakultas bisnis dan mode. 

Pernahkah Anda melihat mereka bagaimana mereka berdoa, mereka selalu menggoyangkan kepala menunduk dan tegak kembali, karena itu mereka yakin tindakan ini akan merangsang dan memberi lebih banyak oksigen ke otak, sama halnya dengan Islam di mana Anda perlu menundukkan kepala. 

Lihatlah orang Jepang, mereka selalu menundukkan kepala sebagai budaya mereka, banyak dari mereka yang pintar, mereka suka sushi (ikan segar), apakah ini sebuah kebetulan?
O
Di New York, pusat perniagaan bagi orang2 Yahudi berbasis di New York, yang hanya menampung orang2 Yahudi yang mempunyai ide2 mendatangkan keuntungan, komite Yahudi akan memberi mereka pinjaman tanpa bunga dan memastikan bisnis mereka berhasil. Karena hal inilah, Starbucks, Dell-computer, Coca Cola, DKNY, Oracle, Levis, Dunkin Donut, film2 Holywood dan ratusan bisnis lainnya berada di bawah kuasa  mereka.

Orang2 Yahudi lulusan fakultas kedokteran di New York didorong untuk bersatu dengan para pengusaha Yahudi, diberi peluang praktek privat dengan skema pinjaman tanpa bunga ini, sekarang saya jadi tahu mengapa hampir semua RS di New York dan California selalu kelangkaan dokter2 spesialis.

Merokok membuat generasi bodoh. 
Pada waktu saya berada di Singapura tahun 2005, membuat saya kaget melihat para perokok dikucilkan, dan harga satu bungkus sekitar 7 US dollar, seperti di Israel merokok adalah suatu tabu dan bentuk kepemerintahan mereka mirip dengan Israel. 
Itulah sebabnya mengapa hampir semua universitas di Singapura berstandar tinggi, meskipun Singapura hanya seluas Manhattan.

Sekarang kita lihat Indonesia, di mana2 kita lihat orang2 merokok, dan harga sebungkus rokok saangat muraah, hanya 70 sen US. 
Dan ini berakibat pada jutaan orang2nya, kita bisa lihat berapa universitas yang dapat dibanggakan masuk kelas dunia yang menghasilkan produk teknologii tinggi.. tidak akan... bisakah mereka berbicara bahasa dunia penting selain bahasa mereka sendiri, mengapa sulit bagi mereka untuk berpikir cara orang2 yang berbahasa Inggris misalnya, semua ini akibat budaya merokok. 
Pikirkanlah!!

Dalam tesis saya, saya tidak menyinggung agama dan ras sebagaimana kita seharusnya saling menghormati dalam hal itu, mengapa orang2 Yahudi begitu arogan sehinggga diburu di jaman Firaun sampai Hitler, bagi saya itu adalah masalah politik dan kelangsungan hidup, yang terpenting adalah, bisakah kita membangun generasi inteligens seperti yang Yahudi itu.

Jawabannya dapatlah kiranya disetujui bahwa perlu adanya perubahan dalam kebiasaan se-hari2 kita padai cara makan, mengasuh/membesarkan anak, dan saya pikir dalam tiga generasi terus-menerus, hal itu dapat tercapai. Ini dapat saya amati pada cucu saya,sebagai contoh pada umur kesembilannya ia sudah dapat menulis essay dalam lima halaman dengan judul "Mengapa saya menyukai tomat".

Semoga di masa mendatang kita semua hidup di kedamaian dan berhasil membangun generasi2 jenius demi kehidupan umat manusia yang lebih baik, di manapun kita berada.!๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™✍✍✍
Oleh Dr. Stephen Carr Leon.

Email : fellyginting95@gmail.com

Name

Email *

Message *