Latest News

Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Friday, March 11, 2022

Penyakit Para Senior/Lansia.Mari Perhatikan dan Para Anak Muda Berikan Nasihat Ini Kepada Orang Tuan Anda, Agar Mereka Selamat.

*Penyakit Para Senior/Lansia.Mari Perhatikan dan Para Anak Muda Berikan Nasihat Ini Kepada Orang Tuan Anda, Agar Mereka Selamat.*

PENYAKIT MANULA YG MEMATIKAN BUKAN PENYAKIT KRONIS, TAPI TIDAK MAU MAKAN/KURANG GIZI DAN TIDAK OLAHRAGA*

Pesan Dr. Wasis....
Hari ini saya mau bagikan tentang *satu penyakit yang banyak diderita orang tua.*

*Penyakit* itu terlihat sepele tapi bisa *membahayakan*.

Awalnya hanyalah perubahan *nafsu makan* jadi kurang berselera makan (inanisi)

Lalu *gerak badan*... *jalan kaki* jadi *melemah*.

Badan rasanya jadi *kurang bersemangat* dan *kurang berstamina* (pre frail)

Hal inilah *awal permulaan* dari *penyakit* kebanyakan orang tua yaitu *penyusutan* dan *pelemahan otot* (sarkopenia)

Seperti yg kita tahu... 
penyebab utama kematian banyak orang tua di usia 65 tahun... 
bukanlah penyakit yg aneh.

Tapi penyebab utama kematian orang tua... 
dimulai dengan *terpeleset dan jatuh*.

Entah di kamar..., 
di toilet.....
Hal ini berkaitan erat dengan *pelemahan otot* yg dialami orang tua... 
sehingga *rawan jatuh*.

Oleh karena itu secara pelan pelan kita tanpa sadar... 
*mengalami penurunan fisik* (frail)

Yg kita anggap *sepele* tapi hal itu membawa perubahan signifikan pada tubuh 10 tahun mendatang.

Contoh sederhana... 
*kita mulai sedikit makan...*
kita mulai jalan tidak lincah
Jalan yg tadinya gesit ... jadi pelan.
Ini adalah *awal tanda pelemahan otot*.

Ingat baik ya...
Umur 50 kita sudah mulai mengalami pelemahan otot 1-2%.

*Di umur  60... setidaknya 30% kita kehilangan otot badan*.

Dan diumur 80 tahun ... otot kita hanya tinggal 50 % dari total otot kita saat muda.

*Ini hanya bisa dicegah dengan dua hal utama*.

Kuncinya adalah... 
*makan dan olahraga* (aktivitas fisik)
Dua hal ini *harus  tetap kalian lakukan sebisa mungkin seberapapun tua umur kalian*.

*Tetaplah makan yg cukup..*. 

walaupun gigi sudah tidak sekuat dulu... 
dan nafsu makan juga sudah tak banyak... *tetap makan*.

*Usahakan tidak hanya makan sayuran...*
Setidaknya *telor dan daging* harus rutin kalian makan .

*Karena itu pembentuk otot*.
Dan juga usahakan tiap hari terus *berolahraga*.

Apapun jenis olahraganya, seringan apapun bukan masalah olahraganya.

Entah mau senam ... jogging...  sepedaan... atau sekedar jalan santai.
Usahakan terus ada *aktivitas  olahraga*.

Dan jangan lupa *berjemur sinar matahari + suplemen vitamin D yg cukup*.

*Orang tua* sangat perlu *vitamin D untuk mencegah keropos tulang dan pelemahan otot*  
Terakhir yg penting adalah... 
*usahakan para orang tua ada kegiatan ketemu dengan orang tua lain di luar rumah*.
Jangan seharian di rumah saja.

Sekalipun tidak punya banyak teman... 
anak anak pada repot semua...
Tetap lah keluar di hari yg cerah... 
carilah teman yg bisa diajak ngobrol dan curhat Bareng... 
*itu sangat penting bagi otak dan kesehatan*.

catatan kecil :
*SEMOGA BERMANFAAT UNTUK REKAN MANULA*
*TETAP SEMANGAT,πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ‘πŸ‘ SEHAT DAN BAHAGIAπŸ’πŸ’

Monday, November 23, 2020

SEHUBUNGAN BANYAK KEJADIAN KETIKA BEROLAHRAGA MENINGGAL

SEHUBUNGAN BANYAK KEJADIAN KETIKA BEROLAHRAGA MENINGGAL SECARA MENDADAK HARAP DIPERHATIKAN HAL2 DIBAWAH inI DEMI KESELAMATAN KITA SAAT BEROLAHRAGA.

Tanda-tanda Awal Kita Mencapai Batas Kemampuan Bersepeda, Futsal, sepakbola atau berolahraga lainnya.

Ini hubungan antara tenaga, kebutuhan oksigen dan detak jantung. 

Otak kita saat berolahraga sangat membutuhkan supply oksigen yang cukup, yang dibawa oleh darah, dan dipompa oleh jantung. 

Sementara jantung memiliki kemampuan beragam bagi tiap orang, tergantung kondisi jantung, penyakit bawaan dan umur tiap orang.

Khusus berdasar umur rumusnya kira-kira: 220 - umur. Misal, 220 - 47 = 173, segitu lah kira-kira kita boleh memaksa jantung bekerja, 173 kali per menit. Tapi bisa lebih hanya untuk mereka yang sangat terlatih, dan bahkan bisa kurang untuk mereka yang tidak terlatih/jarang berlatih. 

Membatasi dengan rumus, (220 - umur) - 10, untuk main aman.

Sedang tanda-tanda jantung telah hampir sampai kemampuan maksimalnya saat berolahraga antara lain :https://nasihat.iniok.com/2020/11/sehubungan-banyak-kejadian-ketika.html

- Tahap 1, tubuh terasa panas. Saat mendekati batas maksimal kerja jantung.

- Tahap 2, sulit mengatur nafas. Sampai disini wajib mengurangi; kecepatan gerakan kaki atau bermain power.

- Tahap 3, berkunang-kunang dan/atau mual. Wajib berhenti.

- Tahap 4, blackout atau pingsan. Tahap ini bisa langsung ke tahap selanjutnya.

- Tahap 5, jantung berhenti bekerja

Hal-hal yang baik jika dilakukan:

1. Tidak melap tubuh saat berkeringat sebelum sampai tempat istirahat/finish. Karena tubuh mengeluarkan lendir untuk mengurangi penguapan berlebih yang bisa saja terhapus saat melap tubuh. Setelah kering kita biasa menyebutnya garam.

2. Selalu minum saat mulut terasa kering dan badan terasa panas secukupnya. biasanya membatasi 4 - 7 teguk.

3. Selalu menggunakan baju quick dry supaya pendinginan tubuh dengan penguapan keringat terus terjadi. Jika tidak menggunakan baju tersebut bisa dengan mengganti baju kering atau memeras agar baju tidak penuh dengan keringat dan menghambat angin.

4. Tidak langsung duduk atau rebahan saat istirahat atau ber kunang²).

5. Jangan memaksa diri jika sudah tidak kuat atau tidak sehat, dan jangan tinggalkan teman yang sudah mengalami kunang-kunang dan mual jika olahraga bersama.

Semoga membantu, tetap sehat dan tetap aman ....

(Source: dr.Sonny Gosal AIFO K3 Siloam Hospitals Group)

sekedar sharing buat yang hobi olahraga, salam sehaaat...πŸ‘

Wednesday, August 19, 2020

BANYAK KEJADIAN KETIKA BEROLAHRAGA MENINGGAL

SEHUBUNGAN BANYAK KEJADIAN KETIKA BEROLAHRAGA MENINGGAL SECARA MENDADAK HARAP DIPERHATIKAN HAL2 DIBAWAH INI DEMI KESELAMATAN KITA SAAT BEROLAHRAGA.

Tanda-tanda Awal Kita Mencapai Batas Kemampuan Bersepeda, Futsal, sepakbola atau berolahraga lainnya.

Ini hubungan antara tenaga, kebutuhan oksigen dan detak jantung.

Otak kita saat berolahraga sangat membutuhkan supply oksigen yang cukup, yang dibawa oleh darah, dan dipompa oleh jantung.

Sementara jantung memiliki kemampuan beragam bagi tiap orang, tergantung kondisi jantung, penyakit bawaan dan umur tiap orang.

Khusus berdasar umur rumusnya kira-kira: 220 - umur. Misal, 220 - 47 = 173, segitu lah kira-kira kita boleh memaksa jantung bekerja, 173 kali per menit. Tapi bisa lebih hanya untuk mereka yang sangat terlatih, dan bahkan bisa kurang untuk mereka yang tidak terlatih/jarang berlatih.

Membatasi dengan rumus, (220 - umur) - 10, untuk main aman.

Sedang tanda-tanda jantung telah hampir sampai kemampuan maksimalnya saat berolahraga antara lain :
[https://nasihatcanggih.blogspot.com/2020/08/banyak-kejadian-ketika-berolahraga.html]

- Tahap 1, tubuh terasa panas. Saat mendekati batas maksimal kerja jantung.

- Tahap 2, sulit mengatur nafas. Sampai disini wajib mengurangi; kecepatan gerakan kaki atau bermain power.

- Tahap 3, berkunang-kunang dan/atau mual. Wajib berhenti.

- Tahap 4, blackout atau pingsan. Tahap ini bisa langsung ke tahap selanjutnya.

- Tahap 5, jantung berhenti bekerja

Hal-hal yang baik jika dilakukan:

1. Tidak melap tubuh saat berkeringat sebelum sampai tempat istirahat/finish. Karena tubuh mengeluarkan lendir untuk mengurangi penguapan berlebih yang bisa saja terhapus saat melap tubuh. Setelah kering kita biasa menyebutnya garam.

2. Selalu minum saat mulut terasa kering dan badan terasa panas secukupnya. biasanya membatasi 4 - 7 teguk.

3. Selalu menggunakan baju quick dry supaya pendinginan tubuh dengan penguapan keringat terus terjadi. Jika tidak menggunakan baju tersebut bisa dengan mengganti baju kering atau memeras agar baju tidak penuh dengan keringat dan menghambat angin.

4. Tidak langsung duduk atau rebahan saat istirahat atau ber kunang²).

5. Jangan memaksa diri jika sudah tidak kuat atau tidak sehat, dan jangan tinggalkan teman yang sudah mengalami kunang-kunang dan mual jika olahraga bersama.

Semoga membantu, tetap sehat dan tetap aman ....
(Source: dr.Sonny Gosal AIFO K3 Siloam Hospitals Group)
[https://nasihatcanggih.blogspot.com/2020/08/banyak-kejadian-ketika-berolahraga.html]

Saturday, June 13, 2020

Hati2 Olah Raga Musim Pandemi


Bagi yg suka berkegiatan / olahraga ditengah pandemi .. bs lbh berhati2


Info untuk penggemar gowes dari grup gowes

Henri meninggal saat bersepeda tadi pagi di monas krn kekurangan O2 (oksigen).

Bersepeda jangan memakai masker.....
Keterangan nya begini
Menarik napas adalah mengambil O2 dari udara dan menghembuskan napas adalah mengeluarkan CO2 ke udara. Kelebihan kadar CO2 dalam tubuh adalah berbahaya. Bersepeda adalah exercise apalagi bila cepat dan menanjak....kebutuhan O2 bertambah...frekwensi napas dan nadi meningkat. Apabila memakai masker  akan terjadi rebreathing dalam arti ada CO2 yang terisap kembali yang lama2 mengakibatkan naik nya kadar CO2 dalam darah dan bisa mengakibatkan keracunan.....salah satu gejalanya pusing dan mual.
Dalam keadaan tidak latihan pk masker tidak akan apa apa....bisa saja terjadi sedikit kenaikan CO2 tapi tidak sampai terjadi keracunan.
Karena nya bersepeda zaman covid pergilah ke tempat yang sepi dan udaranya besih. Masker tetap dibawa....dipakainya kalo istirahat atau ketemu teman.

Selamat gowes !!!

Thursday, September 5, 2019

Menjaga Stamina Sepanjang Masa

Email : fellyginting95@gmail.com

Name

Email *

Message *